Pramuka Tergerus Zaman

“Salam pramuka!” begitu khas seruan yang biasa diucapkan anggota pramuka saat akan menyapa dan bertatap muka ataupun mengawali sambutan. Sayang, salam khas itu kini sayup terdengar. Remaja kini lebih menikmati serbuan hiburan bahkan permainan modern.

“Hari gini pramuka,” demikian komentar seorang siswa SMP ketika ditanya SH perihal pramuka. Ia ditemui di bilangan Pasarbaru, Jakarta Pusat, Kamis (11/8) siang.

Siswa yang mengaku bernama Wawan itu mengatakan bahwa di sekolah memang ada kegiatan ekstrakurikuler pramuka. Namun, dia tidak ikut karena kini banyak kegiatan untuk mengisi waktu yang menarik seperti futsal, nimbrung “biker” dengan rekan-rekan sekolahnya, main PlayStation (PS) atau ngendon di warung internet hingga larut malam.

Kalau toh ada kewajiban menggunakan seragam pramuka, menurut siswa kelas VIII sebuah SMP Negeri di bilangan Kemayoran, hal itu semata-mata karena pihak sekolah mengancam memberi sanksi jika tidak mengenakannya. Akhirnya, ia pun mengenakan pakaian seragam pramuka setiap Rabu.

Lain lagi Saskia. Siswa kelas delapan SMP Negeri 86 di bilangan Fatmawati, Jakarta Selatan ini mengaku ikut kegiatan pramuka karena bertemu dengan banyak teman. Pertemanan itu terus berlanjut dalam Facebook.

”Saya senang bergaul dengan banyak teman, dan pramuka memberikan peluang itu,” tuturnya. Hingga kini dia masih mengikuti kegiatan pramuka setiap Sabtu siang.

Pramuka tidak dilirik lagi terlihat ketika SH menyambangi gedung Gerakan Pramuka Kwartir Nasional (Kwarnas) di Gambir, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (11/8).

Semasa Presiden Soeharto, gedung berbentuk tunas kelapa itu ramai dikunjungi remaja yang membeli atribut pramuka, seperti tanda tutup kepala, kacu, cincin kacu, seragam pramuka, kaus kaki hitam pramuka, hingga papan nama. Namun, kini pemandangan itu tinggal kenangan.

“Dulu setiap Senin hingga Kamis hampir tidak ada waktu untuk makan siang karena melayani orang membeli atribut pramuka,” tutur Parmono, pegawai kedai Kwarnas Nasional.

Parmono yang sudah bekerja sejak 1986 mengaku tidak tahu mengapa sepi pengunjung, terutama dari kalangan anak-anak dan remaja. Kondisi serupa juga diamini rekan-rekan Parmono lainnya. ”Suasana sekarang beda jauh dengan dulu. Sangat beda,” timpal seorang karyawan lain yang tidak bersedia ditulis namanya.

Dia menambahkan, karena kesulitan dana operasional Gedung Kwarnas, kini dua lantai gedung itu disewakan pada pihak Pertamina. Berdasarkan pengamatan SH, kini di aula gedung bawah itu tidak terpampang lambang tunas pramuka, tapi telah berubah jadi logo Pertamina.

Kini Gerakan Pramuka tidak laku di kalangan remaja. Padahal, Gerakan Pramuka yang secara resmi diperkenalkan pada seluruh rakyat Indonesia pada tanggal 14 Agustus 1961 itu mampu membentuk kecintaan terhadap tanah air, serta dapat membentuk karakter luhur.

Serbuan Permainan Modern

Andalan Nasional Gerakan Pramuka, Berthold Sinaulan, kepada SH, mengakui bahwa saat ini muncul kesan pramuka kurang diminati anak-anak remaja. Ini karena serbuan alat-alat permainan modern.

Oleh karena itu, Gerakan Pramuka sejak 2006 direvitalisasi, di antaranya dengan memperbanyak alternatif kegiatan bagi kawula muda, sehingga mereka dapat memilih kegiatan pramuka yang sesuai dengan keinginan masing-masing.

Dalam upaya revitalisasi itu, Gerakan Pramuka juga memperkuat pendidikan budi pekerti dan kemandirian. “Kita berusaha agar anak-anak benar-benar merdeka dan bisa mengungkapkan idenya tapi dengan cara yang santun atau berbudi pekerti,” ujarnya.

Ia menyayangkan generasi muda sekarang yang cenderung mencontoh tingkah laku orang dewasa yang tidak santun. Seperti yang terkadang ditayangkan di televisi, di mana pada acara debat publik ada tokoh yang berbicara tidak santun. ”Anak muda bisa bilang, ‘Lho itu dia yang tokoh saja tidak ada sopan santunnya kok‘,” katanya.

Nilai-nilai budi pekerti itu juga disisipkan dalam acara-acara permainan pramuka. Ini agar melalui permainan mereka bisa belajar dengan cara yang menyenangkan.

Kepala Biro Abdimas dan Humas Kwarnas Gerakan Pramuka Nasional, Septembriyanti, kepada SH, Kamis (11/8) siang, mengatakan, kehadiran Gerakan Pramuka sangat penting dalam membentuk karakter anak bangsa.

Bahkan Pramuka Indonesia mendapat perhatian dunia, termasuk dalam Jambore Dunia yang berlangsung di Bumi Perkemahan Rinkaby, Kristianstad, Swedia sejak 27 Juli-8 Agustus 2011.

Hanya saja, lanjutnya, yang jadi persoalan dan harus menjadi perhatian adalah cara pelaksanaan di lapangan, di daerah-daerah dan di sekolah-sekolah.

Pihaknya membuat program-program yang disesuaikan dengan perkembangan zaman. Ada yang namanya jambore internet, jambore on the air, maupun yang berkaitan dengan global warming. Banyak hal yang disesuaikan dengan kebutuhan zaman.

“Masalahnya sekarang banyak kegiatan dan pilihan sehingga setiap orang atau setiap sekolah tentu memilih yang sesuai keinginannya. Apalagi jika tidak mendapat dukungan dari pemimpin atau kepala sekolah,” ungkapnya.

Meski sekarang sudah ada Undang-Undang No 2 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka, semua itu sangat tergantung pelaksanaan di lapangan.

Wakil Menteri Pendidikan Nasional, Fasli Jalal, mengatakan, Kementerian Pendidikan Nasional mengharapkan sekolah-sekolah mengaktifkan kembali kegiatan pramuka. Ini karena pramuka adalah bagian dari pendidikan karakter yang akan membentuk watak jujur, cinta tanah air, pengorbanan, empati, dan cinta pada alam.

“Saya harap sekolah menghidupkan lagi Gerakan Pramuka, tapi kita tidak bisa memaksa. Karena ini sifatnya kesadaran, atas dasar guru dan sekolah. Tugas kita (pemerintah-red) merangsang, dan meningkatkan fasilitas yang mendorong kegiatan pramuka,” katanya.

Dikemukakan, pemerintah memberikan anggaran yang memadai untuk pengembangan pramuka, termasuk dari Kementerian Pemuda dan Olahraga. Kementerian Pendidikan Nasional menyediakan anggaran Rp 10 miliar yang dialokasikan untuk dana pelatihan.

Bahkan, mulai tahun depan anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebagian juga dialokasikan untuk pramuka di sekolah.

Masih Penting

Sejumlah anggota DPR menganggap keberadaan pramuka masih sangat penting untuk membangun karakter dan nilai kebangsaan di kalangan generasi muda. Jika selama ini terkesan tidak diminati remaja, kini saatnya Gerakan Pramuka perlu direvitalisasi.

Hal itu dikatakan anggota Komisi X DPR Dedy Gumelar dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hetifah Sjaifudian dari Fraksi Partai Golkar (PG), dan M Hanif Dhakiri dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Dedy yang dihubungi SH secara terpisah, Jumat (12/8), mengatakan, Gerakan Pramuka saat ini kian luntur atau tidak diminati kalangan generasi muda. Hal itu terjadi karena Gerakan Pramuka saat ini tidak mampu menarik perhatian generasi muda.

Oleh karena itu, Dedy mengatakan, harus ada perubahan Gerakan Pramuka. Pramuka harus bisa menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, tanpa mengurangi substansinya.

Hetifah mengatakan, pramuka harus dan bisa diarahkan jadi salah satu gerakan kepanduan untuk membangun karakter dan nilai kebangsaan. Parlemen, kata Hetifah, mendukung revitalisasi Gerakan Pramuka, tidak hanya melalui Undang-Undang (UU) Gerakan Pramuka yang lahir pada 2010, tetapi juga alokasi anggaran.

Hetifah mencontohkan, dari 26 program yang ada di APBNP Tahun 2011, 25 program terkait dengan Gerakan Pramuka. Ia mengatakan, saat ini pramuka hanya bersifat pilihan. Hal itu yang menyebabkan partisipasi siswa atau sekolah rendah atau tidak semasif Gerakan Pramuka dulu.

Oleh karena itu, dia mengatakan, perlu dipikirkan kembali mewajibkan pendidikan Pancasila atau Gerakan Pramuka dimasukkan lagi ke dalam kurikulum dan kegiatan di sekolah bila memang menginginkan pramuka jadi instrumen utama bagi pendidikan karakter dan kebangsaan.

(sumber : www.sinarharapan.co.id)

Baca Selengkapnya......

Simply Scouting di Jambore Pramuka Sedunia

Seratus lima puluh satu batang pohon pinus yang daun dan rantingnya dipangkas berjejer membentuk huruf S. Di atasnya berkibar bendera 150 negara peserta Jambore Pramuka Sedunia Ke-22 di Kota Kristianstad, Swedia. Satu lagi adalah bendera World Organization of the Scout Movement (WOSM).

Barisan bendera yang ditambatkan pada pinus setinggi 50 meter tersebut menjadi pusat aktivitas jambore yang diselenggarakan di lahan pertanian Desa Rinkaby. Di lingkaran dalam terdapat tenda pameran setiap negara anggota WOSM. Ada pula pusat media, rumah sakit mini, toko Pramuka, dan kafe.

Pada lingkaran luar berdiri ribuan tenda untuk 39 ribu peserta, anggota Pramuka berusia 14-18 tahun. Mereka akan berkemah hingga 7 Agustus 2011.

“Swedia bangga menjadi tuan rumah peristiwa ini dan saya ucapkan selamat datang kepada orang muda dari berbagai negara,” kata Raja Swedia Carl XVI Gustaf. Dia mengajak para peserta memanfaatkan waktu berharga di jambore untuk membina persahabatan.

Jambore merupakan pertemuan akbar anggota Pramuka dalam bentuk perkemahan. Jambore Pramuka Sedunia yang pertama diselenggarakan di London pada 1920. Kala itu perkemahan yang digagas Lord Baden Powell–Bapak Pramuka Sedunia–dihadiri 8.000 anggota Pramuka dari 34 negara.

Jejeran pohon pinus yang membentuk huruf S adalah akronim dari Simply Scouting. Ini adalah tema jambore di Swedia yang merupakan jawaban dari empat pertanyaan kunci. Pertama, pengalaman apa saja yang bisa diperoleh dari Jambore? Kedua, bagaimana saya memperoleh teman Pramuka sedunia? Ketiga, bagaimana kita dapat memahami perkembangan global? Terakhir, bagaimana agar ini semua terwujud?

Pada jambore kali ini, Indonesia mengirim 191 peserta yang berasal dari 27 provinsi. “Kami akan terapkan pengelolaan perkemahan yang bersih dan ramah lingkungan,” kata Muhamad Ma’ruf, pembina dari Gugus Depan Pondok Pesantren Gontor, Jawa Timur. Dia tertarik pada sarana mandi-cuci-kakus yang bersih, lantaran kotoran manusia diolah menjadi biogas.

(sumber : www.pramuka.or.id)

Baca Selengkapnya......

Pramuka di AS Beri Lencana untuk Keahlian Robot

Pramuka di Amerika Serikat (AS) akan merilis lencana untuk keahlian membuat robot. Lencana itu bertujuan mempromosikan bidang sains, teknologi, engineering dan matematika (STEM).

Dilansir Fox News dan dikutip detikINET, Senin (11/4/2011), saat ini, ada lebih dari 120 lencana ditawarkan Pramuka AS, mulai dari keahlian memanah hingga bertahan hidup di pegunungan.

Pramuka AS tampaknya terus berupaya mengikuti perkembangan zaman. ya, keahlian seorang Pramuka modern kini tak hanya di bidang tali temali, baris berbaris atau mendirikan tenda tetapi merambah ke bidang yang dinamakan STEM tersebut.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, Pramuka AS juga menyediakan lencana untuk keahlian bermain game.

“Abad lalu, berkemah menjadi keterampilan bertahan hidup yang sangat penting di organisasi kepramukaan. Namun zaman terus berkembang. Kami melihat STEM kini menjadi bagian keterampilan yang penting di abad ini,” kata juru bicara Pramuka AS Matt Myers.

“Kami harus berusaha agar bisa tetap relevan dengan apa yang dibutuhkan anak-anak Pramuka zaman sekarang untuk dipelajari,” tambahnya.

Anggota Pramuka yang berhak mendapatkan lencana keahlian robotik harus menyelesaikan tugas merancang dan membangun sebuah robot serta mempelajari pemrograman, teknologi gerak dan sensor pada robot.

(sumber : www.pramuka.or.id)

Baca Selengkapnya......

CERPEN "Si Semut Coklat"

Ada segerombolan orang yang membawa tongkat, mereka berteriak-teriak sambil menyanyikan yel-yel mereka. gerakannya begitu mantap, mata mereka menatap penuh kebanggaan. Sepertinya, tidak ada yang mereka takuti, dari matanya terpancar semangat yang begitu membara. Mereka sangat kompak dengan seragamnya yang mirip warna tanah di bumi pertiwi.

Ya, merekalah anak-anak PRAMUKA. dan hari ini, 14 Agustus. mereka merayakan hari pramuka.

Sebenarnya, anak-anak yang ikut pramuka cenderung lebih aktif dan kreatif dari pada anak-anak yang tidak ikut. selain karena mereka terlatih untuk selalu aktif, otak mereka juga berkembang untuk memecahkan sandi, kode morse ataupun intruksi lainnya. Dan jangan pernah memandang anak pramuka dengan sebelah mata.
Diluarnya mereka boleh saja berpenampilan sopan, tapi jiwa mereka selalu membara dan ingin melakukan sesuatu yang positif. maka, janganlah anda heran kalau anak-anak pramuka itu jarang ada di dalam ruangan. mereka lebih suka berada di alam terbuka.

Kalau dari pendapat saya, Pramuka itu mirip dengan "wajib militer". karena di setiap sekolah, mulai dari sekolah dasar hingga menengah atas. pasti ada kegiatan pramuka. tapi, kalau tentara disiapkan untuk perang. Pramuka juga disiapkan untuk "perang", Perang melawan hal-hal negatif.

"Membuat dunia yang lebih baik" adalah sebuah kata yang patut diberikan pada gerakan pramuka. karena gerakan pramuka itu seperti angin dingin di musim panas. mereka membawa perubahan ke arah yang lebih baik. mungkin para pemimpin dunia masa depan akan tumbuh dari gerakan pramuka.

Pramuka itu sering dipandang sebagai gerakan yang kaku dan terlalu formal. tapi, jaman sekarang anak-anak pramuka berusaha menghilangkan citra itu. mereka berusaha membuat pramuka itu jadi nge-trend dan gaul namun, tidak meninggalkan kepramukaan mereka.

"Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan"

(sumber : www.kaskus.us)

Baca Selengkapnya......

Makna Seragam Pramuka

Siapa yang tau, kenapa Seragam Pramuka berwarna Coklat tua dan coklat muda, terus setangan lehernya berwarna Merah Putih?"kenapa seragam pramuka tidak warna biru?atau hijau?atau kuning? Atau warna yang lainnya, para pendahulu kita memilih warna - warna tersebut bukan tanpa maksud dan alasan, namun ada sebuah cerita yang mengandung makna dan menjadi cita2 yang ingin dibangun, agar seseorang yang mengenakan seragam pramuka ini menjadi seorang pandu yang memiliki pribadi kesatria, menjadi generasi muda penerus perjuangan bangsa dan setiap orang bangga mengenakannya. Coklat tua adalah warna tanah Indonesia.... Coklat muda adalah warna air yang mengaliri tanah-tanah Indonesia.... Dan Merah Putih adalah kibaran bendera Indonesia.... sehingga seorang pramuka digambarkan sebagai seorang pandu yang berpijak diatas tanah air Indonesia yang selalu siap sedia untuk
membela dan mempertahankan agar sang Merah Putih tetap berkibar di bumi Nusantara....
warna coklat adalah warna pakaian yang juga digunakan para pejuang dimasa kemerdekaan, coklat adalah warna yang penuh kenangan betapa gigihnya para pendahulu kita erjuangkan kemerdekaan Indonesia...betapa banyak nyawa dan harta yang telah dikorbankan untuk mempertahankan kibaran bendera Merah Putih di bumi nusantara ini, begitu besarnya jasa mereka mewujudkan kemerdekaan Indonesia.... oleh karena itu, kita para pramuka yang mengenakan seragam ini harus selalu mengingat betapa besar perjuangan dan pengorbanan yang telah diberikan para pejuang bangsa,dan senantiasa memberikan penghormatan
pada jasa2 mereka dengan terus berlatih membina diri kita menjadi pribadi yang tangguh bermoral utama.....penuhi janjimu, Trisatya!... amalkan Dasa darma..agar kita mrnjadi generasi penerus bangsa yang utama....pertahankan Merah putih untuk terus berkibar di bumi
Indonesia tercinta ini
Kemudian dari mulai perbedaan bentuk antara pakaian yang digunakan siaga, penggalang,
penegak dan anggota dewasa, kemudian atribut2 yang melengkapinya, tentu saja dengan menjelaskan semua kiasan dan maknanya, seperti kenapa TKU pada siaga diilustrasikan sebagai manggar (bunga kelapa) kuncup, sedangkan pada penggalang dilustrasikan sebagai manggar mekar, kemudian penegak bergambar cikal berwarna kuning yang bersebelahan dengan dasar hijau dan ada satu bintang diatasnya sedangkan pandega kenapa dasarnya berwarna coklat.... dan lain sebagainya - dan lain sebagainya, Sebuah semangat nasionalisme telah ditanamkan sang Pembina dari selembar kain yang semula tidak bermakna yang setelah dijahit dan dilengkapi atributnya bernama seragam pramuka

(sumber : pramukanet.org)

Baca Selengkapnya......

Penjabaran SKU Penggalang

SKU Penggalang
1. Rajin dan giat mengikuti latihan Pasukan Penggalang, sekurang-kurangnya 6 kali latihan berturut-turut.
Keterangan: :
a. Latihan Pramuka itu berguna untuk melatih diri agar dapat hidup bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain, masyarakat dan negara. Oleh karena itu, latihan Pramuka adalah untuk kepentingan dirimu sendiri bukan untuk orang lain.
b. Rajin mengikuti latihan artinya tidak pernah absen, selalu datang pada hari dan jam yang telah ditentukan bersama. Nyatakanlah kehadiranmu itu dengan mengisi daftar hadir/absensi regu.
c. Giat mengikuti latihan berarti setiap datang pada latihan Pramuka di Pasukan Penggalang selalu aktif. Yang dimaksud aktif dalam latihan yaitu selalu berusaha melatih dirinya sendiri bersama-sama teman lain akan kekurangan-kekurangan dirinya.
d. Enam kali berturut-turut, berarti tidak pernah tidak datang dengan alasan sakit, ijin, dan sebagainya. Teruskanlah latihanmu sa rutin, dan teratur, tertib dan gembira.
2. Hapal dan mengerti Isi Dasa Darma dan Tri Satya.
DASA DARMA
Pramuka Itu :
1 Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2 Cinta Alam dan kasih sayang sesama manusia
3 Patriot yang sopan dan ksatria
4 Patuh dan suka bermusyawarah
5 Rela menolong dan tabah
6 Rajin, terampil dan gembira
7 Hemat, cermat dan bersahaja
8 Disiplin, berani dan setia
9 Bertanggung jawab dan dapat dipercaya
10 Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan
Pengertiannya :
a. Dasa Darma adalah ketentuan moral Pramuka atau watak Pramuka. Dasa Darma Pramuka itu berarti sepuluh tuntunan tingkah laku bagi Pramuka Indonesia yang berisi penjabaran Pancasila, agar para Pramuka dapat mengerti, menghayati, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
b. Takwa kepada Tuhan Yang maha Esa :
1) Bersikap cinta dan kasih sayang, setia, patuh, adil, jujur dan suci.
2) Melaksanakan ibadah menurut agamanya.
3) Memperingati hari-hari besar agama.
4) Menghormati orang yang beragama lain.
5) Mengikuti ceramah-ceramah keagamaan.
6) Menghormati orang tua.

c. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia :
1) Mencintai segala macam tumbuh-tumbuhan dan hewan. Mengenal berbagai jenisnya, sifat-sifatnya dan manfaatnya.
2) Tidak mementingkan diri sendiri.
3) Menghargai orang lain.
4) Mengaku saudara kepada Pramuka lain (sedunia).

d. Patriot yang sopan dan ksatria :
1) Menjadi putra tanah air yang siap berbakti dan Siaga membela ibu pertiwi.
2) Menghormati dan memahami lambang negara, bendera Sang Merah Putih dan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
3) Memahami nilai-nilai luhur bangsa Indonesia (kekeluargaan, gotong royong, ramah tamah, dan religius).
4) Mengenal adat istiadat suku-suku bangsa di Indonesia.
5) Selalu membela yang lemah dan yang benar.
6) Membiasakan diri mengakui kesalahan dan membenarkan yang benar.
7) Hormat kepada orang tua, guru dan pemimpin.

e. Patuh dan suka bermusyawarah :
1) Menepati janji.
2) Mematuhi peraturan.
3) Menghargai pendapat orang lain.
4) Merumuskan kesepakatan dengan memperhatikan kepentingan orang banyak.
5) Membiasakan bermusyawarah sebelum melakukan kegiatan.

f. Rela menolong dan tabah :
1) Cepat menolong kecelakaan tanpa diminta.
2) Memberi tempat di tempat umum kepada wanita dan orang tua.
3) Membiasakan diri mengatasi masalah-masalah.
4) Pantang mundur menghadapi kesulitan.

g. Rajin, terampil dan gembira :
1) Membiasakan membaca buku-buku yang bermanfaat.
2) Membiasakan untuk menyusun dan menepati jadwal yang dibuat.
3) Bekerja menurut manfaat.
4) Tidak terlalu cepat menegur, mengkritik, dan menyalahkan.
5) Bergembira dalam setiap usaha.
6) Tidak menunda-nunda pekerjaan sampai besok.
7) Memilih jenis keahlian yang sesuai dengan bakat.
Tidak cepat puas dalam menyelesaikan pekerjaan.
9) Tidak menolak segala tugas yang diberikan padanya.

h. Hemat, cermat dan bersahaja :
1) Menggunakan waktu dengan tepat.
2) Tidak ceroboh.
3) Berpakaian sederhana tidak berlebih lebihan.
4) Menghemat listrik, air, uang sehingga tidak terbuang percuma.
5) Membiasakan untuk menabung.

i. Disiplin, berani, dan setia :
1) Berusaha untuk mengendalikan diri.
2) Mentaati peraturan.
3) Menjalani ajaran dan ibadah agama.
4) Belajar untuk menilai kenyataan, bukti, dan kebenaran informasi.
5) Patuh dengan pertimbangan dan kenyakinan.

j. Bertanggung jawab dan dapat dipercaya :
1) Segala yang diperintahkan, dilakukan dengan tanggung jawab penuh.
2) Berani bertanggung jawab atas sesuatu tindakan yang diambil dalam hal tugas yang tidak dapat atau sulit dikerjakan.
3) Tidak akan mengelakkan tanggung jawab dengan alasan yang dicari-cari.
4) Jujur terhadap diri sendiri dan orang lain terutama yang menyangkut uang, materi, dan lain-lain.
5) Apa yang dikatakan bukan suatu karangan yang dibuat-buat.
6) Dalam menerima tugas, pasti dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
7) Dalam kehidupannya sehari-hari, ia tidak akan berbuat sesuatu yang tidak baik, meskipun tidak ada orang yang tahu atau yang mengawasinya.
Selalu menepati waktu yang telah ditentukan.

k. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan :
1) Selalu melihat dan memikirkan sesuatu pada segi baiknya atau hikmahnya dan tidak terlintas sama sekali pemikiran ke arah tidak baik.
2) Setiap apa yang telah dikatakan itu benar, jujur serta dapat dipercaya dengan tidak menyinggung perasaan orang lain.
3) Sebagai akibat dari pikiran dan perkataan yang suci, seorang Pramuka harus sanggup dan mampu berbuat yang baik dan benar untuk kepentingan negara, bangsa, agama dan keluarga.
4) Dengan selalu melakukan pikiran , perkataan, dan perbuatan yang suci akan menimbulkan pengertian dan kesadaran menurut siratan jiwa Pramuka

TRISATYA PENGGALANG

Demi Kehormatanku Aku berjanji akan bersungguh-sungguh :
- Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara kesatuan Republik Indonesia, dan mengamalkan Pancasila.
- Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat.
- Menepati Dasa Darma.

Pengertannya :
a. Tri Satya merupakan janj seorang Pramuka yang harus dtepat.
b. Pramuka berjanji dengan Tri Satya, dengan sepenuh kehormatannya dan ia selalu berusaha memenuhi janjinya itu demi kehormatannya semata.
c. Kewajiban kepada Tuhan, jelas ia harus memeluk suatu agama yang dinyakini. Segala ajarannya dilakukan dan segala larangannya dihindarkannya.
d. Kewajiban kepada negara, seorang Pramuka akan selalu berusaha menjunjung tinggi kehormatan dan kewibawaan negaranya (Indonesia) dengan jalan tunduk kepada undang-undang yang berlaku, menghormati benderanya, melaksanakan dasar negaranya menghayati lambang negaranya, mengakui pemerintahannya, dan menghayati lagu kebangsaannya.
e. Mengamalkan Pancasila, dengan jalan melaksanakan dan menjalankan tuntunan tingkah laku dalam ajaran P-4.
f. Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat, sudah dijelaskan dalam uraian Dasa Darma. Sedang mempersiapkan diri untuk membangun masyarakat, seorang penggalang harus mencari ilmu di sekolah dan pengetahuan di masyarakat agar kelak setelah dewasa ia menjadi manusia yang berguna. Segala ketrampilan ia pelajari sebaik-baiknya untuk persiapannya dikemudian hari.

3. Dapat memberi salam Pramuka dan tahu maksud penggunaannya :
Sikap :
Bersikap sempurna, tangan kanan pada pelipis kanan, jari rapat. (sikap menghormat).
Salam Pramuka diberikan kepada :
a. Sesama Pramuka, sebagai perwujudan persaudaraan.
b. Bendera Merah Putih, sebagai kedaulatan negara.
c. Kepala negara, sebagai kepala pemerintahan.
d. Lagu Indonesia Raya, sebagai lagu kebangsaan.
e. Pejabat pemerintah, sebagai pemegang pemerintahan.
f. Jenazah Pahlawan, sebagai perwujudan rasa duka cita dan perjalanan suci.
g. Ucapan janji Tri Satya dan Dwi Satya, sebagai ikatan persaudaraan
h. Panji-panji Pramuka, sebagai kesetiaan, kepada organisasi.
i. Guru, orang tua, dan pembina, sebagai rasa hormat atas pengabdian dan pengalamannya.
Salam Pramuka dilaksanakan dengan sikap :
a. Rajin (menurut aturannya).
b. Tertib (pada tempat yang layak).
c. Sempurna (tidak canggung).
d. Sopan (bermuka manis, gembira, dan tersenyum).

4. Tahu arti lambang Gerakan Pramuka
Artinya :
a. Buah nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan “cikal”, dan istilah
“cikal bakal” di Indonesia berarti penduduk asli yang pertama yang menurunkan generasi baru.
Jadi, buah nyiur yang tumbuh itu mengiaskan bahwa tiap Pramuka merupakan inti bagi
Kelangsungan hidup bangsa Indonesia.
b. Buah nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan yang
bagaimanapun juga. Lambang itu mengiaskan bahwa tiap Pramuka adalah seorang yang rohaniah dan jasmaniahnya sehat, ulet, kuat, serta besar tekadnya dalam menghadapi segala tantangan hidup dan dalam menempuh segala ujian dan kesukaran untuk mengabdi tanah air dan bangsa Indonesia.
c. Nyiur dapat tumbuh dimana saja, yang membuktikan besarnya daya upaya dalam menyesuaikan dirinya dengan keadaan keadaan sekelilingnya.
Jadi, lambang itu mengiaskan, bahwa tiap Pramuka dapat menyesuaikan diri dalam masyarakat di mana ia berada dan dalam keadaan yang bagaimanapun juga.
d. Nyiur tumbuh menjulang lurus ke atas dan merupakan salah satu pohon tertinggi di Indonesia.
Jadi, lambang itu mengiaskan bahwa tiap Pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus, yang mulia dan jujur, dan ia tetap tegak tidak mudah diombang-ambingkan oleh sesuatu.
e. Akar nyiur tumbuh kuat dan erat di dalam tanah.
Jadi, lambang itu mengiaskan tekad dan kenyakinan seorang Pramuka yang berpegang pada dasar-dasar dan landasan-landasan yang baik, benar, kuat, dan nyata ialah tekad dan kenyakinan yang dipakai olehnya untuk memperkuat diri guna mencapai cita-citanya.
f. Nyiur adalah pohon yang serba guna, dari ujung atas hingga akarnya.
Jadi, lambang itu mengiaskan bahwa tiap Pramuka adalah manusia yang berguna dan membaktikan diri dan kegunaannya kepada kepentingan tanah air, bangsa, dan negara Kesatuan Republik Indonesia, serta kepada umat manusia.

5. Tahu cara menggunakan bendera kebangsaan Indonesia, tahu sejarahnya dan tahu arti kiasan warna-warnanya :
a. Cara menggunakan bendera kebangsaan :
1) Pada hari-hari besar nasional, atau perayaan lain yang menggembirakan nusa dan bangsa, dipasang di ujung tiang.
2) Pada hari-hari berkabung Nasional, dipasang setengah tiang.
3) Jika bendera kebangsaan dikibarkan pada tiang,maka besar serta tinggi tiang itu sedapat-dapatnya seimbang dengan besarnya bendera itu.
4) Jika dipasang pada dinding, harus dipasang membujur merata.
5) Jika dipasang bersama-sama dengan bendera lain (bendera negara asing, bendera organisasi), maka bendera kebangsaan dipasang disebelah kanan.
6) Jika ada dua atau lebih bendera lain, maka bendera kebangsaan harus dipasang di tengah.
7) Pada waktu dikibarkan atau dibawa, bendera kebangsaan tidak boleh menyinggung tanah, air atau benda-benda lain.

b. Sejarah bendera kebangsaan :
1) Tahun 1292 tentara Jayakatwang telah menggunakan warna merah-putih pada waktu menyerang kekuasaan Kertanegara dari Singosari.
2) Tahun 1350-1389 dalam Pemerintahan Raja Hayamwuruk, pada waktu diadakan upacara hari kebesaran dipakai warna merah dan putih.
3) Tahun 1340-1347 ketika Maharaja Adityawarman di Minangkabau, ada bendera gambar alam Minangkabau, yang berwarna merah-putih-hitam, (merah = warna hulubalang, putih = warna agama, hitam = warna adat Minangkabau).
4) Di Kraton Solo terdapat pusaka berbentuk bendera Merah Putih peninggalan Kyai Ageng Tarub, putra Raden Wijaya, yang menurunkan raja-raja di Jawa.
5) Dalam Babat Tanah Jawa (Babat Mentawis) disebutkan bahwa ketika Sultan Agung berperang melawan negara Pati, tentaranya bernaung di bawah bendera Merah Putih “Gula Kelapa”.
6) Tahun 1922 Perhimpunan Indonesia mengibarkan bendera Merah Putih di negeri Belanda dengan kepala banteng ditengah-tengahnya.
7) Tahun 1927 di Bandung lahirlah Partai Nasional Indonesia (PNI), yang bertujuan Indonesia Merdeka.PNI mengibarkan bendera Merah Putih kepala banteng.
Tanggal 28 Oktober 1928 berkibarlah untuk pertama kalinya bendera Merah Putih sebagai bendera kebangsaan yaitu dalam kongres Indonesia Muda di Jakarta. Sejak itu berkibarlah bendera Merah Putih di seluruh kepulauan Indonesia.
9) Pada Tanggal 17 Agustus 1945, Bung Karno dan Bung Hatta atas nama bangsa Indonesia memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia dan mengibarkan bendera Merah Putih yang pertama kali di bumi Indonesia Merdeka. (Pegangsaan Timur 56, Jakarta).
10) Pada tanggal 18 Agustus 1945 PPKI menetapkan UU ‘45 (Undang-Undang Dasar 1945). Dalam UUD ‘45, bab I, pasal 1, ditetapkan bahwa negara Indonesia ialah negara Kesatuan yang berbentuk Republik.
Dalam pasal 35 ditetapkan pula bahwa bendera negara Indonesia ialah Sang Merah Putih.

c. Arti kiasan warna-warnanya :
Warna merah pada umumnya merupakan lambang keberanian, kewiraan.
Sedangkan warna putih merupakan lambang kesucian.

6. a. Dapat dengan hapal menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya bait pertama di muka Pasukan Penggalang atau dimuka pendengar lain dan tahu sikap yang harus dilakukan, jika lagu kebangsaan diperdengarkan atau dinyanyikan pada suatu upacara.

b. Tahu sejarah lagu kebangsaan Indonesia Raya.
a) (1) Lagu Indonesia Raya (bait pertama) :
Indonesia tanah airku, tanah tumpah darahku,
Di sanalah aku berdiri, jadi Pandu Ibuku
Indonesia, kebangsaanku, bangsa dan tanah airku,
Marilah kita berseru, Indonesia bersatu,
Hiduplah tanahku, hiduplah negriku,
Bangsaku, rajyatku, semuanya,
Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya,
Untuk Indonesia Raya.
Indonesia Raya, merdeka-merdeka, tanahku negeriku yang kucinta,
Indonesia Raya, merdeka-merdeka, hiduplah Indonesia Raya
Indonesia Raya, merdeka-merdeka, tanahku negeriku yang
kucinta,
Indonesia Raya, merdeka-merdeka, hiduplah Indonesia Raya

(2) Sikap yang harus dilakukan :
Pada waktu lagu kebangsaan diperdengarkan/dinyanyikan pada kesempatan upacara maka orang yang hadir, berdiri tegak di tempat masing-masing dengan sikap sempurna dan dengan khidmat mengikuti lagu tersebut.

b) Sejarah lagu kebangsaan Indonesia Raya
Lagu kebangsaan Indonesia Raya diciptakan oleh komponis muda Indonesia bernama Wage Rudolf Soepratman, seorang guru dan juga wartawan surat kabar “Kaoem Moeda”
W.R. Soepratman dilahirkan di Jatinegara, 9 Maret 1903.
Lagu itu dinyanyikan pertama kali pada masyarakat di dalam Kongres Pemuda Indonesia tanggal 28 Oktober 1928 di gedung Indonesiche Club Jalan Kramat No 106, Jakarta.
Pada waktu penjajahan lagu Indonesia Raya sering dilarang dan dihalang-halangi oleh pemerintah kolonial.
Setelah Proklamasi Kemerdekaan lagu Indonesia Raya ditetapkan sebagai lagu kebangsaan.

(sumber : pramukanet.org)

Baca Selengkapnya......

Lambang Pramuka

Lambang gerakan pramuka adalah tanda pengenal tetap yang mengkiaskan cita-cita setiap anggota Gerakan Pramuka.

Lambang tersebut diciptakan oleh Bapak Soehardjo Admodipura, seorang pembina Pramuka yang aktif bekerja di lingkungan Departemen Pertanian dan kemudian digunakan sejak 16 Agustus 1961. Lambang ini ditetapkan dengan Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka No. 06/KN/72 tahun 1972.

Bentuk dan Arti Kiasan
Bentuk lambang gerakan pramuka itu adalah Silhouette tunas kelapa. Arti kiasan lambang gerakan pramuka :

1.Buah nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan cikal, dan istilah cikal bakal di Indonesia berarti penduduk asli yang pertama, yang menurunkan generasi baru. Jadi lambang buah nyiur yang tumbuh itu mengkiaskan bahwa tiap anggota pramuka merupakan inti bagi kelangsungan hidup bangsa Indonesia.

2.Buah nyiur dapat bertahan lama dalam keadaan yang bagaimanapun juga. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap anggota pramuka adalah seorang yang rohaniah dan jasmaniah sehat, kuat, dan ulet serta besar tekadnya dalam menghadapi segala tantangan dalam hidup dan dalam menempuh segala ujian dan kesukaran untuk mengabdi pada tanah air dan bangsa Indonesia.

3.Nyiur dapat tumbuh dimana saja, yang membuktikan besarnya daya upaya dalam menyesuaikan diri dalam mesy dimana dia berada dan dalam keadaan bagaimanapun juga.

4.Nyiur tumbuh menjulang lurus ke atas dan merupakan salah satu pohon yang tertinggi di Indonesia. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap pramuka mempunyai cita-cita yang tinggi dan lurus, yakni yang mulia dan jujur, dan dia tetap tegak tidak mudah diombang-ambingkan oleh sesuatu.

5.Akar nyiur tumbuh kuat dan erat di dalam tanah. Jadi lambang itu mengkiaskan tekad dan keyakinan tiap pramuka yang berpegang pada dasar-dasar dan landasan-landasan yang baik, benar, kuat dan nyata ialah tekad dan keyakinan yang dipakai olehnya untuk memperkuat diri guna mencapai cita-citanya.

6.Nyiur adalah pohon yang serba guna dari ujung atas hingga akarnya. Jadi lambang itu mengkiaskan bahwa tiap pramuka adalah manusia yang berguna, dan membaktikan diri dan kegunaannya kepada kepentingan tanah air, bangsa dan negara Republik Indonesia serta kepada umat manusia.

Penggunaan Lambang
Lambang gerakan pramuka dapat digunakan pada panji, bendera, papan nama kwartir dan satuan, tanda pengenal administrasi gerakan pramuka. Penggunaan tersebut dimaksudkan sebagai alat pendidikan untuk mengingatkan dan meningkatkan kegiatan gerakan pramuka sesuai dengan kiasan yang ada pada lambang gerakan pramuka tersebut.

(sumber : pramukanet.org)

Baca Selengkapnya......

Translator

English French German Spain

Italian Dutch Russian Brazil

Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google

Pengikut

Pengunjung

Buku Tamu

»

Morse Translator

Sandi Morse :

A : .-J : .---S : ...2 : .----
B : -...K : -.-T : -3 : ...--
C : -.-.L : .-..U : ..-4 : ....-
D : -..M : --V : ...-5 : .....
E : .N : -.W : .--6 : -....
F : ..-.O : ---X : -..-7 : --...
G : --.P : .--.Y : -.--8 : ---..
H : ....Q : --.-Z : --..9 : ----.
I : ..R : .-.1 : .----0 : -----

Program ini dapat menerjemahkam huruf alphabet menjadi kode morse.
Program ini masih belum sempurna. Hanya bisa digunakan satu arah yaitu dari alphabet ke morse. Untuk sebaliknya masih belum bisa.

Masukkan kalimat disini!